Banyakbaca.id – Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) secara resmi meluncurkan program nasional bertajuk Teman Sebaya, sebuah gerakan anti kekerasan seksual yang ditujukan bagi pelajar dan santri. Peluncuran program ini dilaksanakan di Pondok Pesantren As Shiddiqiyah 2, Batuceper, Tangerang, Banten, pada Jumat malam (05/06/26).

Program Teman Sebaya diluncurkan sebagai bagian dari rangkaian Pra-RAPIMNAS PP IPPNU. Program ini diinisiasi sebagai langkah tanggap darurat sekaligus upaya preventif dalam menghadapi meningkatnya kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pendidikan, baik pada institusi pendidikan umum maupun keagamaan.
Melalui program ini, PP IPPNU berupaya membangun sistem dukungan yang lebih dekat dengan pelajar dan santri melalui pendekatan teman sebaya. Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi ruang aman bagi korban maupun individu yang membutuhkan pendampingan dalam menghadapi berbagai bentuk kekerasan.
Teman Sebaya memiliki empat pilar utama dalam pelaksanaannya, yaitu deteksi dini (Early Warning Recognition), pendampingan suportif (Supportive Listening), menjaga kerahasiaan (Confidentiality), serta mendorong perubahan pandangan lingkungan agar tidak lagi menormalisasi kekerasan.
Melalui peluncuran program nasional ini, PP IPPNU berharap dapat memperkuat kesadaran, kepedulian, serta peran aktif pelajar dan santri dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.


