RW 07 Tomang menyelenggarakan Merdeka Festival pada tanggal 30–31 Agustus 2025. Acara ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus wadah untuk menyalurkan kreativitas dan memperkuat persatuan di lingkungan RW 07.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Yonas Alex Ibrahim, Ketua RW 07 Tomang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa acara ini terselenggara berkat kerja sama yang baik antara Pengurus RW, Kader RW 07, dan Karang Taruna. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada JakPreneur dan Dinas terkait bidang UMKM yang telah memberikan dukungan pada salah satu rangkaian kegiatan, yakni Bazar UMKM dan Pasar Malam, yang berhasil menghadirkan lebih dari 100 partisipan.

Penamplan Silat
Hari pertama berlangsung dengan penuh semarak. Warga dapat menikmati beragam kegiatan mulai dari Bazar UMKM, Pasar Malam, hingga pemeriksaan kesehatan gratis oleh Vorizma untuk 150 warga. Selain itu, acara dimeriahkan dengan penampilan seni budaya seperti silat, tari, pidato, dan berbagai atraksi lainnya yang membuat suasana semakin hidup.

Cek Kesehatan Gratis
Memasuki hari kedua, antusiasme warga tetap tinggi. Agenda dimulai dengan Jalan Sehat yang diikuti oleh sekitar 800 orang. Setelah itu, dilanjutkan dengan beragam lomba seperti sepeda hias, mewarnai, dan menggambar, serta adanya wahana permainan untuk anak-anak. Suasana penuh keceriaan tampak mewarnai sepanjang jalannya kegiatan.

Jalan sehat 800 warga rw 07 Tomang
Zahra, Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Ketua Karang Taruna RW 07 Tomang, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi para anak muda untuk mengambil peran aktif dalam mendorong kemajuan wilayah. Menurutnya, peran pemuda sangat penting karena selain mampu menghadirkan ide-ide kreatif, mereka juga bisa menjadi motor penggerak dalam membangun semangat kebersamaan di masyarakat.
Selain menjadi ajang hiburan, Merdeka Festival juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Melalui Bazar UMKM dan Pasar Malam, para pelaku usaha kecil di RW 07 dapat memperkenalkan produk mereka sekaligus menambah penghasilan. Dengan begitu, acara ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga memutar roda perekonomian warga.
Kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi warga RW 07. Dengan adanya ruang kebersamaan, partisipasi aktif, dan semangat gotong royong, acara serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bagian dari tradisi masyarakat Tomang.


