Hima S1 Ners RSPAD Gatot Subroto bersama komunitas relawan Vorizma (Volunteer of Rising Zeneration MirAcle) mengadakan kegiatan Edukasi Cegah Cacingan dan Kreasi Donat Ceria di Yayasan Yatim Piatu Rasulullah, Gambir, Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan pada Minggu (05/10/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh 20 anak yatim, 7 panitia dari Hima S1 Ners, 12 relawan Vorizma, serta satu dosen pembimbing. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara mahasiswa dan relawan muda dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Muhammad Rizky, Founder Vorizma, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Saya berterima kasih kepada Hima S1 Ners Gatot Subroto, yayasan, para relawan, dan donatur yang telah menyukseskan kegiatan ini. Relawan adalah orang yang rela merelakan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mengetuk hati orang lain dan memberikan dampak positif,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dosen Kemahasiswaan STIKes RSPAD Gatot Subroto, Widya Rahayu, S.Tr.Keb., M.Keb. Beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dan relawan dalam memberikan edukasi kesehatan sejak dini kepada anak-anak. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa dan penerima manfaat.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama Hima S1 Ners dan Vorizma melalui agenda Pengabdian Masyarakat serta subprogram VoHealth x VoArt. Anak-anak panti diajak belajar tentang pencegahan cacingan dengan cara mencuci tangan yang benar, menonton video edukasi, serta membuat donat ceria sebagai kegiatan kreatif.

Suasana semakin semarak ketika anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, tertawa, dan mengikuti setiap sesi dengan semangat. Para relawan pun turut larut dalam suasana bahagia yang tercipta di tengah interaksi positif tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama, menciptakan momen penuh kebersamaan antara mahasiswa, relawan, dan anak-anak panti. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah kecil yang membawa manfaat besar dalam membangun kepedulian sosial dan kesehatan anak sejak dini.



