Chicho Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, hadir sebagai keynote speaker dalam kegiatan Bisik (Bincang Asik) PR yang diselenggarakan oleh Uhamka Public Relation Club pada Rabu (26/11) di Aula Lantai 4 Kampus A Uhamka Limau.

Peserta BISIK PR UHAMKA 2025
Kegiatan dibuka oleh Dekan FISIP Uhamka, Dra. Tellys Corliana, M.Hum, yang menegaskan bahwa Bisik PR merupakan agenda rutin yang setiap tahun menunjukkan peningkatan. Ia menekankan bahwa tema kegiatan kali ini relevan dengan tantangan kepemimpinan modern, bahwa pemimpin bukan hanya jabatan, tetapi mereka yang mampu memberikan dampak melalui gagasan dan komunikasinya.

Acara ini dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai fakultas, terutama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kehadiran para pemateri dan suasana interaktif menjadikan kegiatan ini disambut antusias oleh para mahasiswa yang ingin memperdalam dunia kehumasan.
Dalam sesi pemaparan, Chicho Hakim menegaskan bahwa kehumasan tidak dapat berjalan tanpa fondasi komunikasi yang kuat. Menurutnya, PR Club menjadi wadah penting untuk membentuk generasi komunikator muda yang siap menghadapi dunia profesional.
Chicho juga memberikan pesan khusus kepada mahasiswa bahwa seorang praktisi humas harus memiliki sikap ramah, adaptif, dan mampu menempatkan diri sesuai kebutuhan organisasi. “Banyak orang ingin menjadi diri sendiri, tetapi di dunia kerja ada tuntutan profesional yang harus dipenuhi,” ujarnya mengingatkan peserta.
Ia menekankan dua kemampuan utama yang harus dimiliki calon praktisi PR, yakni kemampuan berkomunikasi dengan baik dan kemampuan mengelola emosi. Dua kemampuan ini, menurut Chicho, akan menjadi modal besar yang dapat membawa seseorang melangkah jauh dalam karier.
Di tengah era digital, Chicho menuturkan bahwa seorang pemimpin bukan hanya mampu memberi instruksi, tetapi harus mahir mengkomunikasikan visi dan menjaga citra. Dengan pantauan publik yang semakin kuat, mahasiswa perlu membangun personal branding sejak dini.
Chicho juga menegaskan bahwa tanpa komunikasi yang tepat, berbagai pencapaian atau program tidak akan tersampaikan dengan efektif. Oleh karena itu, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa komunikasi adalah fondasi dari keberhasilan publikasi dan reputasi.
Menutup sesi, Chicho berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang disampaikan dan terus mengembangkan diri. “Bangun branding dari sekarang, kuasai komunikasi, dan kelola emosi dengan baik,” pesannya sebelum acara ditutup.


