Jakarta, November 2025 – Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) menyelenggarakan Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang pada 2 November 2025 sebagai upaya meningkatkan kompetensi anggota muda dalam menghadapi peluang kerja di Jepang. Kegiatan ini menjadi wadah pembekalan awal bagi peserta untuk memahami dasar bahasa Jepang serta mengenal budaya kerja yang menjadi kunci penting dalam beradaptasi di lingkungan profesional Jepang.
Acara pelatihan ini dipandu oleh Rangga Febrilianto selaku moderator, dengan menghadirkan Riyan AB Putra sebagai pemateri utama. Riyan, yang memiliki pengalaman langsung bekerja di Jepang, membagikan wawasan seputar dunia kerja Jepang yang terkenal dengan kedisiplinan tinggi, etos kerja yang kuat, serta penghargaan terhadap tata krama dan ketepatan waktu.
Dalam penyampaiannya, Riyan juga memberikan gambaran mengenai berbagai peluang kerja yang dapat diakses oleh tenaga kerja Indonesia di Jepang. Sektor industri, manufaktur, dan layanan jasa menjadi bidang yang memiliki permintaan tinggi terhadap tenaga kerja terampil dari Indonesia.
Selain mengenalkan budaya kerja, pelatihan ini juga memberikan materi dasar bahasa Jepang. Peserta dilatih untuk memperkenalkan diri (jiko shōkai) dan mempelajari angka dalam bahasa Jepang, yang menjadi langkah awal untuk membangun kemampuan komunikasi dasar yang berguna di lingkungan kerja internasional.
Latihan bahasa tersebut diharapkan dapat membantu peserta mempersiapkan diri menuju sertifikasi bahasa Jepang di masa mendatang. Dengan penguasaan bahasa dan pemahaman budaya, peserta memiliki peluang lebih besar untuk beradaptasi serta diterima di dunia kerja global.
Melalui kegiatan ini, PPMI menegaskan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang siap bersaing secara global, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan dunia kerja internasional. PPMI juga berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan berbahasa dan memperluas wawasan agar mampu meraih kesempatan kerja yang lebih luas di masa depan.


