Jakarta, November 2025 — GP Ansor Jakarta Barat menyelenggarakan Workshop Digital Journalism sebagai bagian dari program Pembinaan Aktivitas Pemuda 2025. Kegiatan ini menghadirkan Nur Fauzi Jamal, Redaktur SenayanTalks.com, yang membagikan pengalaman dan wawasan seputar praktik jurnalisme modern di era digital.

Dalam pemaparannya, Nur Fauzi menjelaskan bahwa jurnalisme masa kini menghadapi tantangan besar di tengah derasnya arus informasi. Banyak berita yang judulnya tidak sejalan dengan isi, sehingga publik sering kesulitan membedakan antara informasi yang akurat dan yang menyesatkan. Ia juga menyoroti peran media sosial seperti TikTok, yang kini berfungsi sebagai ruang baru bagi citizen journalism sekaligus menjadi medium promosi bagi berbagai produk.
“Jurnalisme yang baik adalah perpaduan antara keterampilan menulis yang kuat serta kepatuhan terhadap fakta, etika, dan hukum,” tegas Fauzi dalam paparannya. Ia menjelaskan dua proses penting dalam pembuatan berita, yakni memperoleh informasi di lapangan dan mengolahnya melalui validasi yang ketat untuk memastikan kebenaran data.
Selain itu, Fauzi memberikan sejumlah tips praktis dalam pengambilan footage berita agar lebih efisien tanpa memerlukan banyak pengulangan (take). Ia juga mengingatkan para peserta untuk berhati-hati dalam menggunakan teknik clickbait, dengan menekankan pentingnya tanggung jawab etis agar tidak menyesatkan pembaca.
Lebih jauh, Fauzi menegaskan bahwa akurasi dan validasi merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap media digital. Ia mengajak peserta untuk menjadi jurnalis muda yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berintegritas dan memiliki komitmen terhadap kebenaran informasi.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Jakarta Barat berharap generasi muda dapat memahami tantangan jurnalisme digital sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan menulis yang konstruktif. Workshop ini menjadi langkah nyata dalam membangun budaya literasi digital yang sehat di kalangan pemuda Jakarta Barat.


