-1.9 C
New York

PWNU DKI Jakarta Gelar Aksi Solidaritas di Depan Trans TV: Suara Santri Menolak Pelecehan terhadap Kyai dan Pesantren

Published:

Jakarta, Oktober 2025 — Ratusan santri dan kader Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai badan otonom (Banom) NU DKI Jakarta menggelar aksi solidaritas di halaman Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kemarahan dan kekecewaan santri atas penayangan video oleh pihak Trans Corp yang dianggap tidak pantas karena menyinggung kehormatan kyai dan lembaga pesantren.

foto: Warta Kota

Dalam aksi tersebut, Gus Bahaudin, selaku Sekretaris PWNU DKI Jakarta, tampil memberikan orasi yang tegas dan menggugah semangat para peserta aksi. Ia menyampaikan bahwa pesantren merupakan institusi yang selama ini menjadi benteng moral bangsa, dan tidak seharusnya dijadikan bahan candaan atau konten yang menyesatkan.

“Kami tidak datang untuk membuat kegaduhan. ami datang untuk menegakkan marwah pesantren dan menjaga kehormatan para kyai. Jangan pernah remehkan suara santri yang lahir dari kecintaan terhadap ulama,” ujar Gus Bahaudin dalam orasinya.

Aksi berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan aparat keamanan. Para santri membawa spanduk dan poster berisi seruan agar lembaga penyiaran dan media lebih berhati-hati dalam menayangkan konten yang berkaitan dengan agama dan tokoh keagamaan.

Selain doa bersama dan pembacaan pernyataan sikap, aksi ini juga menjadi momentum bagi seluruh Banom NU DKI Jakarta untuk menunjukkan solidaritas dan kekompakan dalam menjaga martabat ulama dan pesantren. Mereka mendesak pihak Trans Corp untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka serta berkomitmen tidak mengulangi kesalahan serupa di masa mendatang.

PWNU DKI Jakarta menegaskan bahwa tindakan ini bukan sekadar reaksi emosional, melainkan bentuk tanggung jawab moral santri terhadap nilai-nilai keislaman, etika media, dan penghormatan terhadap simbol keulamaan.

Related articles

spot_img

Recent articles

spot_img