Site icon Banyak Baca

Didukung Dispora DKI Jakarta, Vorizma Health Dorong Gerakan Kesehatan Berbasis Pemuda di Jakarta

foto: BanyakBaca.id

Jakarta,  — Yayasan Ruang Muda Vorizma menginisiasi program Vorizma Health sebagai upaya memberdayakan pemuda menjadi penggerak deteksi dini penyakit tidak menular berbasis komunitas. Program ini diikuti oleh 36 peserta terpilih dari total 60 pendaftar yang berasal dari 11 universitas. Rangkaian kegiatan meliputi seminar, pengabdian kepada masyarakat, workshop, serta Rencana Tindak Lanjut berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi 500 warga yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober–November. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam edukasi dan deteksi dini penyakit tidak menular.
foto: BanyakBaca.id
Program Vorizma Health turut didukung melalui kegiatan Pembinaan Aktivitas Pemuda Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, kegiatan ini mendapat dukungan dari Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat. Kolaborasi tersebut mempertemukan inisiatif kepemudaan dengan sektor kesehatan agar gerakan yang dibangun tidak hanya meningkatkan kapasitas relawan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
foto: BanyakBaca.id
Dalam pelaksanaannya, Vorizma Health menghadirkan Raditian Ramajaya, S.STP., M.AP., selaku Camat Grogol Petamburan, sebagai keynote speaker. Ia mengapresiasi kiprah Vorizma yang telah diamatinya secara langsung, baik di luar maupun di wilayah Grogol Petamburan. “Saya sudah beberapa kali melihat secara langsung kegiatan Vorizma, baik di luar maupun di wilayah. Vorizma ternyata memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan kewilayahan. Saya berharap Vorizma dapat terus berkembang, semakin maju, dan memperluas kontribusinya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ungkap Raditian.
Selain sesi utama, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, yaitu Ns. Agus Susilawati, M.Kep., Sp.Kep., MB (Dosen STIKES RSPAD Gatot Soebroto) serta Febriana Sekar Wijayanti, SKM (Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Barat) Materi yang diberikan berfokus pada promosi kesehatan, peningkatan pengetahuan masyarakat, serta pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular. Melalui seminar dan workshop, peserta diharapkan memahami peran pemuda dalam menyampaikan edukasi kesehatan dan mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Founder Vorizma Health, Marsya Harya Diputri, menyampaikan harapannya agar program ini berkembang menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan antara pemuda, komunitas, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan. “Kami berharap ke depannya Vorizma Health dapat berkolaborasi dalam berbagai program kesehatan di wilayah Jabodetabek, khususnya dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular. Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan kesehatan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Vorizma Health juga diarahkan pada penguatan kapasitas relawan agar mampu berkontribusi dalam edukasi dan pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengenali kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan secara berkala. Pelibatan relawan menjadi bagian dari pendekatan pemberdayaan pemuda dengan membekali mereka pengetahuan dan pengalaman sebelum terjun memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ketua Umum Yayasan Ruang Muda Vorizma, Muhammad Rizky, menegaskan bahwa pelaksanaan Vorizma Health merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah, narasumber, mitra, relawan, serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan program tersebut. Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada Ketua Pelaksana, Rosma Khamala Putri, beserta seluruh tim. “Program ini dapat terlaksana berkat kerja sama yang baik dari berbagai pihak. Saya sangat mengapresiasi seluruh panitia, khususnya Rosma Kamala Putri selaku ketua pelaksana, serta semua pihak yang telah memberikan waktu, tenaga, dan dukungannya. Semoga Vorizma Health menjadi langkah awal bagi lahirnya lebih banyak gerakan kepemudaan yang berdampak dan berkelanjutan di bidang kesehatan,” tegasnya.
Melalui Vorizma Health, Yayasan Ruang Muda Vorizma berkomitmen mengembangkan inisiatif pemberdayaan pemuda yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Program ini diharapkan memperkuat sinergi antara komunitas, pemerintah, dan sektor kesehatan dalam meningkatkan literasi kesehatan serta mendorong deteksi dini penyakit tidak menular.
Dengan keterlibatan pemuda sebagai penggerak di tingkat komunitas, Vorizma Health diharapkan menjadi bagian dari gerakan kolaboratif untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sadar kesehatan, mandiri, dan berdaya.
Exit mobile version