Site icon Banyak Baca

LKTD 2026 BPHMJ-EP Universitas Trisakti Bekali 28 Mahasiswa Kepemimpinan dan Wawasan Kebangsaan

Foto: DOK. BPHMJ_Ekonomi Pembangunan

BanyakBaca.id – Jakarta, 15 Oktober 2026 – Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan (BPHMJ-EP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti, menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) 2026 pada Jumat–Sabtu, 9–10 Oktober 2026. Kegiatan kaderisasi ini berlangsung di Auditorium Gedung S Lantai 8, Universitas Trisakti, Jakarta, dan diikuti 28 peserta.

LKTD 2026 mengusung tema “Membentuk Pemimpin Masa Depan yang Aktif, Kreatif, Berintegritas, dan Berkomitmen bagi Organisasi”. Kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan karakter, kreativitas, integritas, komitmen berorganisasi, dan kemampuan kepemimpinan mahasiswa.

Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian materi yang saling melengkapi. Materi itu meliputi pembentukan karakter, komunikasi, kepemimpinan, pemahaman kelembagaan, wawasan kebangsaan, dan manajemen organisasi. Materi disampaikan oleh narasumber dari kalangan alumni, akademisi, dan pengurus lembaga mahasiswa.

Hari Pertama: Karakter, Komunikasi, dan Kelembagaan
Hari pertama diawali registrasi peserta, sidang tata tertib, dan pembukaan acara. Laporan kegiatan disampaikan Muhammad Rasyid selaku Ketua Pelaksana, dilanjutkan sambutan dari pihak terkait.

Foto: DOK. BPHMJ_Ekonomi Pembangunan

Materi pertama, Character Building & Anti Bullying, disampaikan Viviana Ayu Lestari, S.E., alumni Ekonomi Pembangunan Angkatan 2021. Materi ini menempatkan karakter dan lingkungan organisasi yang aman sebagai fondasi kepemimpinan. Seorang pemimpin dituntut mampu menjaga relasi yang sehat dan menolak perundungan di lingkungan organisasi.

Foto: DOK. BPHMJ_Ekonomi Pembangunan

Sesi berikutnya, Public Speaking, dibawakan Rana Anis Baswedan, S.IP., M.A. Kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas dan runtut dibutuhkan mahasiswa saat memimpin rapat, memaparkan program, maupun berdiskusi di forum.

Foto: DOK. BPHMJ_Ekonomi Pembangunan

Materi Leadership disampaikan Koresy Wilma Pattiasina, S.E., M.E., alumni Ekonomi Pembangunan Angkatan 2018. Sesi ini membahas peran, tanggung jawab, dan pola pikir pemimpin dalam organisasi.

Materi Leadership disampaikan Koresy Wilma Pattiasina, S.E., M.E., alumni Ekonomi Pembangunan Angkatan 2018. Sesi ini membahas peran, tanggung jawab, dan pola pikir pemimpin dalam organisasi.

Peserta kemudian mempelajari kelembagaan mahasiswa melalui materi Parlemen oleh Rini Hapsari, Ketua Parlemen FEB periode 2026/2027. Pemahaman tentang fungsi parlemen mahasiswa menjadi bekal untuk mengikuti mekanisme persidangan.

Pengetahuan itu dipraktikkan dalam Simulasi Sidang sesuai standar PM FEB. Peserta menjalankan proses persidangan secara langsung, sehingga belajar menyampaikan pendapat, menanggapi argumen, dan mengikuti prosedur forum secara tertib. Hari pertama juga diisi ice breaking dan ISHOMA, lalu ditutup dengan penutupan acara.

Hari Kedua: Wawasan Kebangsaan dan Manajemen Organisasi
Hari kedua dibuka setelah registrasi dan pembukaan. Agenda pertama adalah Presentasi Kajian, tempat peserta mempresentasikan hasil kajian yang disusun kelompok masing-masing. Sesi ini melatih peserta menyusun argumen, mempertanggungjawabkan gagasan, dan menerima masukan.

Materi Ketrisaktian disampaikan Niha Nihaya, S.T., Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti periode 2021/2022. Materi ini mengenalkan peserta pada identitas dan nilai institusi tempat mereka berorganisasi

Wawasan kebangsaan diperluas melalui materi Nasionalisme Indonesia oleh Michael Julian P. H. Silalahi, S.E., alumni Ekonomi Pembangunan Angkatan 2014.

Materi berikutnya, Pasca Reformasi, dibawakan Gandhi Kuntoyudho Danova, S.E., M.E., alumni Ekonomi Pembangunan Angkatan 2015. Kedua materi ini mengaitkan perjalanan sejarah bangsa dengan peran mahasiswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada sisi organisasi, Khairul Adlan Sinambela, S.E., alumni Ekonomi Pembangunan Angkatan 2019, menyampaikan materi Manajemen Organisasi. Materi ini menjadi bekal peserta untuk merencanakan, mengoordinasikan, dan menjalankan program secara terarah.

Rangkaian hari kedua ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan peserta Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2026. Forum ini mendorong peserta berdiskusi, berpikir kritis, dan mengambil keputusan secara kolektif. Setelah ISHOMA dan FGD, acara resmi ditutup.

Kaderisasi sebagai Proses Berkelanjutan
Rangkaian materi dua hari itu disusun agar peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga berlatih lewat simulasi sidang, presentasi kajian, dan diskusi kelompok. Melalui kegiatan ini, BPHMJ-EP berharap lahir mahasiswa yang berkarakter, komunikatif, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu berkontribusi secara bertanggung jawab dalam organisasi serta lingkungan kampus.

Sejauh ini belum ada data evaluasi yang menunjukkan capaian kompetensi peserta setelah kegiatan. Namun, penyelenggaraan LKTD memperlihatkan bahwa kaderisasi tetap menjadi kebutuhan organisasi mahasiswa. Regenerasi kepemimpinan hanya berjalan baik bila anggota baru dibekali karakter, kemampuan berkomunikasi, pemahaman kelembagaan, dan kesadaran akan tanggung jawab organisasi sejak awal.

Exit mobile version